Penting! 5 Pertimbangan untuk Memilih Pendidikan Lanjutan Anak

Penting! 5 Pertimbangan untuk Memilih Pendidikan Lanjutan Anak

Ada ribuan peruruan tinggi di Indonesia. Hal ini tentu cukup menggembirakan karena makin banyak institusi yang akan menjadikan para anak-anak bangsa menjadi populasi terdidik. Namun di sisi lain, para orang tua juga perlu untuk mencari tahu dan memilih, kampus yang mana yang tepat untuk buah hatinya.  Di sini poinnya bukan orangtua memaksakan kehendak, namun lebih pada pengarahan dan bimbingan yang dibutuhkan oleh anak.

Nah, berikut hal-hal yang mesti diperhatikan saat memilih kampus..

  1. Ketahui image / citra dari kampus tersebut

Ini penting. Citra dari kampus merupakan penggambaran dari kampus tersebut. Bisa juga disamakan dengan branding. Jika citra kampus tersebut sudah bagus, tentu menjadi salah satu indikator untuk menentuan apakah kampus tersebut tepat untuk dijadikan sebagai pilihan bagi putra-putri ayah dan bunda sekalian.

  1. Cari tahu tentang sarana pra sarana yang disediakan

Sarana dan pra sarana penting dalam mendukung proses belajar mengajar. Kualitas dosen, ruang kuliah, perpustakaan, kantin, dan lain-lain.

  1. Biaya pendidikan

Bagi sebagian orangtua, biaya pendidikan cukup menjadi pertimbangan dalam memilihkan kampus untuk putra-putrinya. Perguruan tinggi kedinasan (PTK) dapat menjadi pilihan untuk itu. PTK yang berada di bawah kementeria maupun institusi negara, memberikan beasiswa full pada mahasiswanya. Namun meski beasiswa full, kualitas kampus tetap teruji.

  1. Lihat alumni dari kampus

Melihat para alumni dari kampus tersebut juga bisa untuk dijadikan patokan. Misalnya, sudah dimana para lulusan tersebut bekerja. Memang betul bahwa tiap orang berbeda-beda pekerjaannya. Namun tentu bisa dilihat bagaimana sepak terjang mayoritas alumni tentu juga dipengaruhi bagaimana kehidupan dan pengalaman yang didapat saat kuliah.

  1. Prospek ke depan para lulusan

Umumnya, kemanakah para lulusan akan berkarir setelah lulus.. Misalnya, lulusan PKN STAN yang setelah wisuda akan bekerja di lingkungan Kementerian Keuangan sebagai pegawai negeri sipil.

 

Itu dia beberapa hal yang bisa menjadi rujukan untuk dalam memilih kampus. Dengan pemilihan kampus yang tepat, tentunya masa depan dari putra-putri dapat diprediksi.

5 Hal yang Diperhatikan Agar Tepat Memilih Bimbel STAN

5 Hal yang Diperhatikan Agar Tepat Memilih Bimbel STAN

Halo Pejuang STAN,

Bagaimana kabarnya dan semangatnya hari ini? Bagaimna dengan persiapannya untuk megikuti SPMB PKN STAN nantinya? Nah, kamu yang ingi  belajar dan mencari atmosfer yang tepat di bimbingan belajar alias bimbel, perlu lho untuk memilih dengan tepat.

Caranya, kamu mesti pastikan adakah lima hal ini di bimbel yang akan kamu kutuju.

  1. Berpengalaman

Nah, ini jadi salah satu pertimbangan utama nih. Kamu perlu mencari bimbel yang memang sudah terbukti dan berpengalaman. Caranya? Cek testimoni, lihat di internet, secara masa udah canggih banget nih sekarang.

 

  1. Tentor yang kece

Gimana sih tentor yang kece itu? Yaitu nggak Cuma keren ngajarnya, tapi juga ngasih perhatian dan motivasi buat siswa didiknya. Yup, sebagian siswa ada yang bermasalah di bagian kepercayaan diri nih, jadi harus dapat motivasi mantap untuk bisa mendongkrak semangat juang dalam belajar dan menghadapi ujian.

 

  1. Fasilitas oke

Fasilitas yang memadai dan oke dibutuhkan dalam menunjang kegiatan belajar nih. Konsentrasi bisa berkurang kalau belajar di ruangan yang panas, betul atau betul. Nah, jadi sebelum bimbel, kamu juga perlu cek fasilitas pendukung. Untuk bimbel STAN, kamu juga perlu cek, ada sesi kebugaran nggak untuk program garansi? Ada hypnotherapinggak untuk mendongkrak motivasi, ada modul yang mumpuni atau menunjnag nggak?

 

  1. Lokasi

Nah, pemilihan lokasi juga perlu nih. Di sekitar bimbel, fasilitasnya cukupkah? Misalnya yang bela-belain untuk kos, ketersediaan kosan di sekitar bimbel, serta tempat-tempat sumber makanan juga perlu dipastikan nih. Namun yang terpenting, jika lokasi bimbel kamu dekat dengan kampus PKN STAN, kamu secara tak langsung akan  makin termotivasi melihat mahasiswa yang lalu-lalang. Bahkan berkunjung ke kampus juga jadi metode kamu untuk makin membangkitkan semangat saat berjuang untuk PKN STAN.

 

  1. Program garansi

Program garansi diartikan sebagai program jaminan. Ada loh bimbel yang memberikan garansi 100%! Weleh weleh.

Apa jaminannya kak?

Jaminannya berupa uang kembali 100% jika siswa tidak lulus. Bimbel STAN Infinity menerapkan sistem ini, dan ini berlaku di semua program. Dengan garansi 100% tersebut, tentunya jadi salah satu jaminan untuk kepercayaan siswa dalam memilih bimbel yang tepat.

 

Nah, itu dia lima poin yang bisa kamu pakai sebagai indikator pertimbangan untuk memilih bimbel STAN yang tepat. Jika terpenuhi, maka itu bimbel yang nggak Cuma keren, tapi pastinya juga asyik. Semangat belajar ya guys.. Semangat menuju PKN STAN…!

 

 

6 Hal yang Bikin Kamu Bangga Jadi Anak STAN

6 Hal yang Bikin Kamu Bangga Jadi Anak STAN

Bangga nggak sih, ketika kita masuk ke kampus yang sudah lama diidam-idamkan. Nah, begitu juga dengan PKN STAN. Yuk simak, apa aja sih yang membuat kuliah di PKN STAN jadi kebanggaan..

  1. Membanggakan orang tua

Dengan berhasilnya kamu masuk ke PKN STAN, hal ini bikin bangga orang tuamu loh.. Kenapa? Yup, wajar jika orang tua bangga akan tiap keberhasilan sang anak.

 

  1. Meringankan beban orang tua

Nedt, dan yang sering jadi alasan banyak yang mau masuk PKN STAN: ingin meringankan beban orang tua.

Dengan perkuliahan yang tak perlu bayar SPP lagi, di tengah mahalnya biaya-biaya di kampus lain, tentunya orang tuamu nggak perlu memikirkan mengenai biaya pendidikan kamu lagi.

 

  1. Setelah lulus langsung bekerja, dapat gaji, bisa bantu ekonomi keluarga deh

Dengan masa kuliah yang lebih singkat, dan langsung bekerja dengan gaji yang memadai, kamu juga bisa lebih cepat untuk membalas budi ke orang tuamu dalam bentuk finansial. Mungkin bantuin nyekolahin adik-adik, atau hal-hal lainnya.

 

  1. Punggawa keuangan negara

Setelah melewati perkuliahan dan lulus, kamu akan bekerja di lingkungan kementerian keuangan nih. So, jadi punggawa keuangan negara deh yang notabene mengurus kepentingan negara.

 

  1. Melayani warga

Senada dengan poin 4, dengan bekerjanya kamu di lingkungan kementerian keuangan, maka berarti kamu mengurus hajat hidup orang banyak nih…Melayani warga..  Itu suatu kebanggan loh. Ingat, bekerja bukan sekedar bekerja saja, namun bekerja adalah pengabdian guys..

 

6. Bertemu dengan orang-orang hebat

Dengan kuliah di PKN STAN, kamu akan sering ketemu orang-orang hebat nih. Salah satunya seperti pada foto di atas. Btw, buat kamu lulusan terbaik, kamu akan diwisuda langsung oleh Bu Sri Mulyani alias Menteri Keuangan Republik Indonesia nih… Wah, mantap banget.

Okesip, itu lima hal yang menjadi poin-poin, kenapa sih kuliah di PKN STAN itu suatu kebanggaan. Atau kamu ada hal-hal  lain yang menambahkan alasan di  atas?

So, dari sekarang, niatkan dengan lurus, dan bulatkan tekadmu, serta persiapkan dengan baik agar kamu bisa segera masuk PKN STAN yah..

 

 

Pejuang STAN Mesti Tahu!  Kuliah Gratis di Kampus Favorit = Balas Budi Ke Ortu

Pejuang STAN Mesti Tahu! Kuliah Gratis di Kampus Favorit = Balas Budi Ke Ortu

Halo…

Masa-masa peralihan dari SMA ke dunia perkuliahan merupakan masa galau bagi sebagian orang. Selain mencari tahu tentang berbagai pilihan perguruan tinggi, calon mahasiswa ini juga mencari kampus-kamppus dimana mereka bisa mendapatkan beasiswa. Kamu termasuk pencari beasiswa juga, Infiniters?

 

Ada nggak sih dari kamu yang ingin bisa kuliah gratis? Pastinya mau dong ya..

Biaya pendidikan di jenjang perkuliahan memang tergolong tinggi. Meski di satu sisi, juga banyak yang mendapat keringanan dalam pembayaran uang kuliah, maupun mendapatkan beasiswa. Jenis beasiswa pun beragam.

Ada yang menerima beasiswa dalam bentuk uang dalam satu periode, misalnya per tahun, atau per semester. Dan ada beasiswa yang dalam bentuk membebaskan sang awardee (penerima beasiswa) dari biaya pendidikan sama sekali, alias gratis untuk beberapa mahasiswa tertentu.

Tapi, tahukah kamu, ada lho kampus yang memang membebaskan semua mahasiswanya dari biaya pendidikan, meski jumlahnya terbilang sangat sedikit. Salah satunya perguruan tinggi kedinasan (PTK) nih, yang dikelola oleh pemerintah. Dan Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi negara (PKN STAN).

Nah, buat yang agak terkendala dengan biaya kuliah, STAN pilihan tepat bagimu yang ingin bisa tetap kuliah, namun tak ingin membebani orang tua dengan mahalnya biaya pendidikan di sebagian besar perguruan tinggi saat ini.

 

Tetap Berkuliah di Tempat yang Berkualitas

Eits, meskipun gratis, kuliah di STAN itu dijamin tetap bakal mendidik kamu untku jadi mahasiswa dan lulusan yang keren lho ya. Tentu saja, karena PKN STAN merupakan perguruan tinggi kedinasan di bawah naungan Balai Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Di STAN, kamu sudah nggak perlu lagi untuk hunting beasiswa per periode, baik itu dalam jangka waktu per semester atau per tahun. Karena di STAN, dari awal hingga akhir,biaya pendidikannya sudah dijamin gratis. Nggak cuma membebaskan biaya kuliah, namun mahasiswa STAN juga akan difasilitasi dengan buku gratis dari kampus. Keren kan..

 

Mengurangi Beban Ortu dan Membuat Ortu Bangga

Rata-rata, mahasiswa STAN jika ditanya, kenapa memilih STAN, jawaban mereka adalah: karena kuliahnya gratis, ingin meringankan beban orang tua, dan ingin bisa langsung kerja sehingga bisa cepat membantu orang tua dalam segi finansial. Di sisi lain, hal ini merupakan bentuk balas budi ke ortu lho.

Gimana dengan kamu guys?

Ada juga lho mahasiswa STAN yang nggak minta uang lagi ke orang tuanya. Beberapa memilih untuk cari tambahan penghasilan dengan ngajar di bimbel stan, ataupun jualan online. Keren kan..

Di usia muda, udah nggak membebani orang tua lagi nih.. Kamu juga bisa kok kayak gitu, Infiniters..

 

Perlu Perjuangan Nih…

Untuk berkuliah di kampus ini, kamu mesti hadapi dulu seleksi yang lumayan ketat ya Infiniters. Wajar, karena seperti yang sudah disebutkan di atas nih, meskipun kuliahnya gratis, para mahasiswa STAN akan digembleng baik itu ilmu pengetahuan maupun karakternya. Sehingga nantinya akan menjadi punggawa keuangan negara yang keren dan siap mengabdi ke negara.

Makanya, tes masuk STAN yang biasa disebut sebagai SPMB PKN STAN terdiri dari beberapa tahap yang akan menyeleksi dan memilih putera-puteri terbaik bangsa.

Ditambah dengan status STAN yang termasuk dalam kampus beken di Indonesia, pastinya orang tuamu akan bangga jika kamu tercatat sebagai mahasiswa di sini.

Nah, meski SPMB STAN ketat, namun bukan berarti kamu nggak bisa melaluinya kok. Asalkan kamu melakukan persiapan dengan baik, kelak kamu akan mencatatkan namamu sebagai STANer.

 

3 Hal yang Wajib Kamu Ketahui Tentang Bea dan Cukai STAN  Laki-laki Mesti Baca!

3 Hal yang Wajib Kamu Ketahui Tentang Bea dan Cukai STAN Laki-laki Mesti Baca!

Halo Pejuang STAN

Kamu sudah tahu kan kalau di PKN STAN terdiri dari beberapa jurusan. Akuntansi, Manajemen Keuangan, Pajak, dan Bea Cukai. Kali ini, khusus yang akan dibahas Bea Cukai nih…

Jurusan yang satu ini memang agak berbeda dibanding jurusan PKN STAN lainnya. Bahkan bagi yang ingin mendaftar, Bea dan Cukai memiliki syarat khusus yang mesti dipenuhi, yang nggak ada di persyaratan jurusan lainnya.

Pada jurusan ini terdapat 2 program studi / prodi. Yaitu Diploma I (DI) dan Diploma III (DIII). Sesuai dengan namanya, masing-masing mempunyai durasi atau lama pendidikan selama satu tahun dan tiga tahun.

Nah, apa aja sih karakteristik lain jurusan yang satu ini? Ingin tahu lebih lanjut? Yuk ikuti info berikut ya..

 

  1. Persyaratan Fisik

Untuk prodi DI, mahasiswi perempuan wajib memiliki tinggi minimal 155 cm. Sementara untuk laki-laki, tinggi minimal yang diminta ialah 165 cm. Tinggi para calon mahasiswa ini menjadi syarat untuk mendaftar dan akan diukur kembali ketika tes kesehatan yang berlangsung pada tahap 2 rangkaian di Ujian Saringan Masuk (USM) STAN.

Nah, jika DI perempuan bisa ikut mendaftar, beda untuk prodi DIII nih Infiniters. Hanya laki-laki saja yang bisa mendaftar. Kenapa? Karena memang nantinya setelah lulus, lulusan DIII Bea dan Cukai akan ditaruh di daerah penempatan yang membutuhkan ketahanan dan kekuatan fisik. Hal ini juga berhubungan dengan kebutuhan akan tenaga fisik pada pekerjaan yang akan dilakukan oleh lulusan jurusan ini.

Untuk persayaratan pendaftaran yang ditetapkan, minimal tinggi yang diminta ialah 165cm. Juga terdapat syarat lainnya nih. Untuk menjadi mahasiswa Bea dan Cukai, jika merupakan seorang pengguna kacamata, maka tak boleh lebih dari dua dioptri.Serta juga tak boleh buta warna, baik itu buta warna parsial maupun buta warna total.

 

  1. Sistem Semi Militer

Nah, ini juga menjelaskan persyaratan fisik yang diminta di atas. Jurusan Bea dan Cukai memang dituntut untuk selalu disiplin dan tubuh mahasiswa jurusan ini digembleng agar fit dan sehat. Ketika berkuliah, mahasiswa Bea dan Cukai rutin diminta untuk latihan fisik, seperti push up,lari, dan sebagainya. Setelah lulus nantinya, mereka biasanya akan ditempatkan di pelabuhan atau di perbatasan. Nantinya mereka akan ditugaskan menjaga transaksi jual beli antar negara, atau ekspor-impor.

 

  1. Mata Kuliah

Di Bea dan Cukai, ada materi tentang material kimiawi, logam, dan sebagainya lho. Jadi seperti mahasiswa Jurusan Kimia ya? Tapi materi itu memang dibutuhkan saat lulusan Bea dan Cukai bekerja nantinya. Porsi pengajaran Bahasa Inggris juga dilebihkan di sini. Disebabkan karena lulusan Bea dan Cukai nantinya akan berhubungan dengan negara asing.

 

  1. Pekerjaan

Pekerjaan yang didapat oleh lulusan D1, biasanya lebih fokus untuk mengurus dokumen. Sementara untuk D3 juga akan turun ke lapangan.  Nantinya mereka akan mengawasi barang-barang yang akan masuk ke Indonesia. Baik itu di bandara, maupun di pelabuhan. Mereka di bawah naungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

 

  1. Gaji Setelah Lulus

Untuk D1, gaji yang akan didapatkan setelah lulus, lalu penempatan dan bekerja berkisar di angka 5juta. Padahal baru kuliah setahun lho. Tapi gajinya melampaui UMR semua provinsi di Indonesia. Sementara itu untuk lulusan D3, gajinya berkisar di angka 8 juta. Itu nominal gaji di awal bekerja ya.. Di kemudian hari, ada kenaikan gaji juga pastinya.

 

Nah, itu dia sekilas tentang Jurusan Bea dan Cukai, Infiniters. Jurusan yang lebih mengutamakan laki-laki untuk program DIII-nya. Untuk perempuan yang tertarik dengan jurusan ini, bisa daftar ke D1 kok.. Bagaimana? Kamu berminat pada jurusan ini?

Dengan menjadi lulusan Bea dan Cukai, kamulah yang nantinya akan menjaga negara dari barang-barang asing dan terlarang dari luar negeri, agar tak masuk ke Indonesia.. So, siapkan dirimu ya…

2 Hal yang Dilalui Maba PKN STAN

2 Hal yang Dilalui Maba PKN STAN

Sebelum memulia perkuliahan, maba alias mahasiswa baru PKN STAN harus menjalani beberapa ritual nih.. Nah lho..? Ritual yang seperti apa tuh? Tenang, nggak ritual macam-macam kok. Ritual yang akan dijalani yaitu ritual yang biasanya dijalankan para maba di kampus.

Kalau di PKN STAN, apa aja sih ritualnya? Yuk simak kuy…

  1. Dinamika

Dinamika terdiri dari beberapa tahap. Yaitu Pra Dinamika selama satu hari, Dinamika selama 6 hari, kemudian dilanjutkan dengan Pasca Dinamika.

Pada tahap ini, peserta akan diberi tugas dan kewajiban. Tujuannya adalah untuk memberikan gambaran serta pembiasaan pada mahasiswa baru tentang perkuliahan nantinya. Yup, perkuliahan di PKN STAN cukup sibuk, dari Senin-Sabtu. Ups tapi tenang,ada waktu kosongnya juga kok… Kamu tetap bisa ikut organisasi maupun pergi main dengan teman.

 

Dinamika berlangsung di Bulan Juli selama seminggu dengan para kakak tingkat akan membimbing para maba. Selama Dinamika, maba belum akan dibagi per prodi, sehingga masih berbaur dengan mahasiswa prodi lain.

 

  1. Capacity Building

Nah, ini harus menyiapkan fisik banget nih. Maba akan dilatih oleh Kopassus, mulai dari baris-berbaris, dan hal-hal yang mendisiplinkan lainnya.

 

Yip, itu dia hal yang harus dilalui maba PKN STAN. Diharapkan dengan begitu, para maba akan tahan banting untuk mengikuti perkuliahan. Keren yahh…

Kamu juga mesti menyiapkan dirimu nih…

5 Penyebab Drop Out di PKN STAN

5 Penyebab Drop Out di PKN STAN

Halo STANer…

Sebelum kamu memasuki STAN, udah pasti tahu  dong yah kalau di kampus ini menerapkna aturan yang cukup ketat mengenai DO alias Drop Out. Nah, nggak main-main nih. Kamu sebagai mahasiswa STAN atau juga calon STANer, mesti tahu, apa aja sih penyebab DO di kampus kedinasan milik Kementerian Keuangan ini…

Yuk simak..

  1. Mencontek

Nah, haraaam mencontek di PKN STAN. Dimana-mana mencontek memang haram sih, tapi di PKN STAN, baru terindikasi mencontek saja, sudah bisa terancam DO. Hal ini wajar karena PKN STAN benar-benar menginginkan lulusan yang jujur dan berintegritas.

  1. Melakukan kegiatan indisipliner

Hal-hal yang indisipliner seperti mencuri, melakukan tindakan asusila, dan hal-hal lainnya bisa menyebabkan DO juga loh.

  1. IPK tidak mencapai standar

Minimal pada tiap semester tiap mahasiswa harus mendapatkan IP 2,75. Tenang saja, jika kamu kurang pede, mahasiswa STAN sering mengadakan kegiatan belajar bareng kok. Bahkan tiap UAS dan UTS, ada tiap angkatan rutin mengadakan belajar bareng.

  1. Dua nilai D di semester yang sama, pada mata kuliah tertentu

Nah, ada mata kuliah tertentu yang nggak bole dapat nilai E. Tandai ya mata kuliahnya. Eits, mata kuliah lain juga jangan sampai dapat nilai D juga.

  1. Mendapat nilai E

Nah, haraam mendapatkan nilai E yah. Meski hanya satu, di mata kuliah apapun.

 

Itu dia penyebab DO di PKN STAN. So, berjuang yah.. Kamu sudah melewati SPMB dan mencatatkan namamu sebagai mahasiswa PKN STAN. Kini kamu juga harus berjuang untuk bisa belajar dengan sebaik-baiknya yah…

 

 

5 Alasan Mengapa Ingin Menjadi PNS

5 Alasan Mengapa Ingin Menjadi PNS

Banyak orang yang berkeinginan ingin menjadi PNS alias pegawai negeri sipil. Nah, ketahui alasan berikut ini, mengapa banyak yang berkeinginan menjadi PNS nih..

  1. Punggawa Negara

Sering juga disebut sebagai abdi negara. Karena memang bekerja di instansi pemerintahan untuk melayani rakyat.

 

  1. Mengeluarkan potensi diri

Dengan bekerja, tentunya dapat mengembangkan potensi diri yang ada serta berkarya banyak untuk kepentingan orang banyak.

 

  1. Gaji dan Tunjangan

Gaji dan tunjangan sebagai PNS biasanya lebih besar dibanding pegawai dengan posisi yang sama di perusahaan swasta. Juga terdapat berbagai tunjangan yang diberikan.

 

  1. Bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi

Kamu bisa tetap melanjutkan pendidikan, bahkan dengan beasiswa dari instansi dimana kamu bernaung. Saat melanjutkan pendidikan, disebut juga sebagai tugas belajar. Sebagian PNS bahkan mengambilk cuti dan tidak bekerja dulu untuk bisa menjalani perkuliahan lanjutannya.

 

  1. Membina relasi

PNS mempunyai banyak kenalan nih biasanya. Baik itu dari sesama pegawai negeri, kalangan swasta, hingga masyarakat biasa.

 

Nah, itu dia 5 alasan mengapa banyak orang yang berkeinginan menjadi PNS. Bagaimana dengan kamu?

Ini Dia 5 Jawaban: Kenapa Memilih PKN STAN?

Ini Dia 5 Jawaban: Kenapa Memilih PKN STAN?

Galau menentukan akan melanjutkan kuliah ke mana?

Eit, yuk cari tahu info tentang kampus-kampus yang ada. Kali ini akan direview salah satu kampus kedinasan favorit yang menghasilkan punggawa keuangan negara nih.. Yup, Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN).

Ini dia 5 jawaban yang menjawab pertanyaan, kenapa sih lulusan SMA/sederajat memilih PKN STAN?

  1. Biaya kuliah gratis

Biaya kuliah full ditanggung pemerintah. Bahkan tidak cuma biaya kuliah saja, namun juga disediakan alat tulis untuk mahasiswa lho. Hanya perlu mengeluarkan biaya Rp300.000 di saat pendaftaran awal.

 

  1. Ikatan dinas, langsung bekerja

Namanya juga kampus kedinasan, jadi ada ikatan dinas setelah lulus kuliah nih. Biasanya selama dua tahun, setelah itu lulusan PKN STAN bebas memilih apakah akan melanjutkan bekerja di lingkungan Kementerian Keuangan, atau tidak melanjutkan lagi, atau malah ingin melanjutkan pendidikan lagi.

 

  1. Membanggakan orang tua, prestisius

Banyak banget mahasiswa PKN STAN yang jika ditanya mengapa memilih kampus ini, jawabannya adalah ingin membanggakan orang tua. Juga banyak yang menjawab ingin meringankan beban orang tua, karena tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk kuliah dan setelah lulusan langsung bekerja.

 

  1. Gaji di atas rata-rata

Biasanya fresh graduate dari kampus lain, gajinya disesuaikan dengan UMR. Berbeda dengan lulusan D1 PKN STAN yang bergaji minimal 5 juta per bulan. Sementara lulusan D3 sekitar 8 juta per bulan.

 

  1. Menikah di usia muda

Karena lulus di usia muda, dan punya modal di usia yang muda juga, maka banyak anak PKN STAN yang juga menikah di usia muda nih. Hehehe..

 

Itu dia, 5 jawaban dari pertanyaan: Kenapa sih memilih PKN STAN?

Atau kamu juga ada jawaban tambahan lain nih?

Tapi yang pasti jadi lebih tahu kan, kenapa kampus yang berlokasi di Bintaro, Tangerang Selatan ini bisa menjadi salah satu kampus favorit di Indonesia…

Nah, jangan lupa persiapkan dirimu juga untuk ini.. Agar bisa menjadi bagian dari PKN STAN.

Terkuak!  Ini Dia Perguruan Tinggi yang Menjamin Lulusannya Langsung Bekerja Setelah Wisuda   

Terkuak! Ini Dia Perguruan Tinggi yang Menjamin Lulusannya Langsung Bekerja Setelah Wisuda  

Umumnya lulusan perguruan tinggi mengalami ‘masa tunggu’ terlebih dahulu, alias melewati masa menganggur. ‘Masa tunggu’ yang dialami tiap orang berbeda, ada yang seminggu, sebulan, tiga bulan, atau bahkan ada yang hampir setahun. Namun umumnya masa tunggu yang dilalui oleh lulusan perguruan tinggi ialah sekitar tiga bulan.

Nah, di balik itu semua, ada perguruan tinggi yang menjamin lulusannya dapat langsung bekerja setelah wisuda. Yup, tentu saja perguruan tinggi kedinasan atau yang biasa dikenal dengan PTK. Dari namanya, sudah diketahui bahwa selepas wisuda, para lulusan akan menjalani ikatan dinas selama waktu yang ditentukan oleh instansi yang bersangkutan.

Berikut ini daftar perguruan tinggi yang menjamin lulusannya langsung bekerja setelah lulus:

  1. Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN)

Merupakan PTK di naungan Kementerian Keuangan. Terdapat empat jurusan yang berlokasi di Bintaro, Tangerang Selatan ini. Antara lain Bea Cukai, Akuntansi, Pajak, dan Manajemen Keuangan. Lulusannya akan menjadi punggawa keuangan negara.

  1. Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS)

Berada di bawah naungan Badan Pusat Statistik yang bertanggung jawab mengenai statistika.

  1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

Bernaung di bawah Kementerian Dalam Negeri  yang mengadakan pendidikan pada bidang pamongpraja. Terdapat beberapa lokasi kampus IPDN, antara lain di Jawa Barat, Sumatera Barat, Riau, Kalimantan Barat, NTB, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Papua.

  1. Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD)

Menyelenggarakan pendidikan di bidang transportasi darat. Berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan, dengan masa pendidikan bervariasi. Ada yang selama dua tahun, tiga tahun, hingga empat tahun. Kampus ini berlokasi di Bekasi, Jawa Barat.

  1. POLTEKIP dan POLTEKIM

Kedua perguruan tinggi ini berada di bawah naungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. POLTEKIP mengajarkan ilmu di bidang pemasyarakatan, sementara POLTEKIM mengajarkan bidang keimigrasian kepada mahasiswanya.

  1. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)

Berada di bawah tanggung jawab Badan Intelijen Negara (BIN) yang menyelenggarakan pendidikan di bidang intelijen. Berlokasi di Bogor, Jawa Barat.

  1. Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN)

Berlokasi di Bogor, Jawa Barat. Kampus satu ini bernaung di bawah Lembaga Sandi Negara. Lulusannya dibentuk untuk bisa memecahkan sandi dan kode.

  1. Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika

STMKG merupakan PTK di bawah naungan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Berlokasi di Tangerang Selatan.

 

Nah, itu dia beberapa perguruan tinggi yang menjamin lulusannya akan langsung bekerja setelah diwisuda. Dari daftar tersebut, PKN STAN menjadi PTK yang paling banyak pendaftarnya, alias yang paling banyak diminati. Sebanyak 7.301 kuota penerimaan diperebutkan oleh 147.702 orang.

Namun jika telah berhasil melewati ujian saringan masuk, para mahasiswa ini akan diajari dan ditempa agar dapat menjadi lulusan yang membanggakan bagi almamaternya untuk kemudian ditempatkan di masing-masing instansi yang bersangkutan.